Yaah, itulah manusia. Ada kalanya kita ngebet dan ngincer sesuatu sampai iler netes kemana2, pengen banget ngelakuin sesuatu yang bermanfaat dan bikin kita nyaman. Tapi semuanya bisa langsung berubah jadi bumerang buat diri kita sendiri. Selagi nulis cerpen, terkadang gue mikir di dalam diri dan kepala gue ini terjadi 3 hal, yaitu:
1. Writers Block (penyakit para penulis, baik pemula maupun yg udah pro)
2. Males (penyakit seluruh umat manusia--paling banyak di Indonesia)
3. Udah mulai bosen sama aktivitas nulis dan cuman bisa ngebaca karya orang lain. Sementara tangan disuruh gerak di keyboard laptop dan kepala suruh nyari ide & inspirasi malah ngabur kayak anak ayam keilangan kandangnya!
Oke, tanpa berlama2 lagi dengan prolog gue yang bernada putus asa dan hanya berisi keluh kesah diriku saja, mendingan langsung pantengin 2 puisi karya gue ini.
CEK DIS AUTH!
***
“TETAPLAH SEPERTI
INI”
Karya: Fakta P.B.
Berjalanlah...
Meski mentari kian hari kan tenggelam
Kembali ke peraduan
Berlarilah...
Dengan
membawa semangat yang membara
Karena aku
menemani
Meski
nantinya nafasku terengah
Ku tak peduli
Diriku masih merasa usia kita masih panjang
Tetaplah berdiri pada lingkaran ini
Lingkaran yang membawa kita pada persahabatan abadi
Masing-masing
manusia nantinya kan terpisah
Aku tak mau
tahu
Teguhlah
pada kuatnya jangkar kapal
Yang terpaku
kuat di balik palung
Kejarlah...
Apa yang kita mau
Agar kita sama-sama bersinar
Melawan keras dunia,
Menghadang kerikil tajam di kalutnya pasir,
Mengusir kabut kelam,
dan menantang matahari yang membakar...
Aku masih
tak peduli...
Kita harus
terus bersama!
14-02-2016
*inspirasi: teman2 SMA-ku (dan setelah melihat video klip
“Tokimeki no Ashiato”)*
“KAULAH BUNGAKU”
Karya : Fakta P.B.
Hingga kini banyak yang telah ku lukiskan
Pada sosokmu...
Hingar-bingarkan dunia khayalku
Tak bosan melayang dalam imaji
Dengan selukis senyum manismu
Gadis
manis...
Tolong
rabalah hatiku
Karena kata
cinta tertulis di situ
Akan ku raih semua
Apa yang ku inginkan
Untuk terus dambakan sosokmu
Dapatkan dirimu
Teruslah hiasi mimpiku, anganku
Dengan pesona ayumu
Kaulah
bungaku...
15-02-2016, 01.43 wib.
*(inspirasi: paras
JM)*